PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Jika
menyinggung istilah tentang manajemen pemasaran, maka kita akan selalu
menyinggung empat faktor utama yang sangat mempengaruhi jalannya suatu
manajemen marketing. Ke-empat faktor tersebut diantaranya adalah harga,
daerah pemasaran, kegiatan promosi atau pemasaran yang dilakukan oleh
pihak perusahaan, dan faktor utama yang paling penting yaitu produk itu
sendiri.
Promosi adalah langkah yang perlu dilakukan untuk
mengenalkan dan juga membujuk para calon pembeli agar mau mengeluarkan
uang buat membeli produk kita. Dalam promosi sendiri dikenal adanya
promotion mix, atau kombinasi program promosi yang berujud dalam empat
elemen kunci, yakni promosi melalui iklan, melalui publikasi, melalui
sales promotion, dan melalui personal selling.
Place artinya
apakah produk kita akan dijual di lapak kakilima atau di outlet megah
Metro di Plaza Senayan. Place menyangkut strategi distribusi yang hendak
kita lakukan. Terdapat tiga model distribusi, yakni distribusi
eksklusif, distribusi selektif, dan distribusi intensif. Distribusi
eksklusif hanya memasarkan produk dan jasa pada outlet yang terbatas
guna menjaga prestise dan reputasi produk. Kaos Joger misalnya hanya
dipasarkan di satu lokasi, yakni di Kuta, Bali. Sementara jam tangan
Audemar Piaget juga hanya dipasarkan pada outlet terpilih di mal-mal
kelas atas. Distribusi selektif adalah rangkaian produk yang misalnya
hanya dijual di outlet modern, semacam Carefour, Hero dan Indomart, dan
tidak dijual di pasar-pasar tradisional. Sementara distribusi intensif
merupakan produk yang dipasarkan ke seluruh jenis pasar, baik modern
ataupun tradisional, dan mencakup seluruh wilayah Indonesia.
Pricing
adalah menyangkut strategi kita dalam menetapkan harga produk. Seperti
disebutkan diatas, untuk produk-produk dengan diferensiasi yang kuat,
kita bisa menetapkan harga premium. Misalnya adalah sepeda motor Harley
Davidson ataupun mobil Porsche. Ada juga produk yang dijual dengan
strategi low cost. Misal jasa telpon yang ditawarkan para operator cdma
seperti Esia dan Fleksi.
Selain itu, terdapat tiga jenis strategi
penetapan harga. Yang pertama adalah strategi harga berdasarkan biaya,
dimana pemasar menentukan harga dengan menghitung biaya-biaya, biaya
overhead, dan kemudian menambahkan margin keuntungan yang diinginkan.
Strategi kedua adalah strategi harga berdasarkan permintaan, atau
pemasar menentukan harga setelah meneliti keinginan konsumer dan
memastikan range harga yang dapat diterima oleh target pasar. Yang
terakhir adalah strategi harga berdasar pola persaingan. Disini pemasar
menentukan harga berdasar kondisi harga yang ditawarkan pesaing. Harga
mungkin berada di bawah pasar, sesuai pasar, atau di- atas pasar,
tergantung pada kesetiaan pelanggan, reputasi, dan kondisi lingkungan
persaingan.
Komunikasi pemasaran adalah proses menjalin dan
memperkuat hubungan yang saling menguntungkan dengan karyawan,
pelanggan, dan semua pihak yang terkait dengan mengembangkan dan
mengkoordinasikan program komunikasi strategis agar memungkinkan mereka
melakukan kontrak konstuktif dengan perusahaan/merek produk melalui
berbagai media. Dalam pelaksanaan kegiatan komunikasi pemasaran harus
dapat menciptakan kerangka strategi yang berorientasi pada konsumen.
Identifikasi
target pasar merupakan langkah awal yang dibutuhkan oleh sebuah
perusahaan sebelum melakukan perencanaan dan pengembangan strategi
pemasaran. Dalam pasar yang sudah demikian crowded, dimana konsumen
dihadapkan pada banyak pilihan produk, kesuksesan produk akan banyak
ditentukan oleh kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen pada segmen
tertentu. Kepuasan (statisfy) merupakan hal yang mutlak dalam pemasaran.
Dengan terciptanya kepuasan tersebut akan memudahkan perusahaan dalam
menciptakan pelanggan yang loyal, pada akhirnya akan meningkatkan profit
perusahaan. Pemasaran bukanlah merupakan tugas dari satu bagaian
tertentu, akan tetapi pemasaran telah menjadi tugas dan tanggung jawab
semua orang yang ada dalam organisasi. Pemasaran harus menjadi jiwa
“soul” yang melandasi semua kegiatan dalam organisasi.
2. Perumusan Masalah
1. Apa Sebenaranya manajemen pemasaran itu ?
2. Bagaimana Mengidentifikasi pasar ?
3. Apa saja yang menjadi konsep inti dalam pemasaran
4. Apa yang mempegaruhi kesuksesan suatu pemasaran.
3.. Tujuan Penulisan
Penulisan
dan penyusunan makalah ini diharapkan agar mampu mendeskripsikan apa
dan bagaimana sebenarnya manajemen pemasaran itu. Selain itu, penulisan
ini juga bertujuan untuk memberikan info bagi pembaca mengenai Manajemen
Pemsaran dan hal hal yang mencakup di dalamnya seperti konsep inti,
klasifikasi pasar, wawasan perusahaan, dan lain-lain. Sehingga
diharapkan tujuan penulisan ini menjadi universal untuk mengetahui
sekilas manajemen pemsaran dan implikasinya ataupun segala hal yang
mencakup di dalamnya terutama bagi mahasiswa sebagai perwujudan masa
depan.
BAB II
MANAJEMEN PEMASARAN
A. Pemasaran
Pemasaran
adalah sebuah proses sosial dan manajerial dimana
individu-individu dan kelompok-kelompok memperoleh apa yang mereka
butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan saling
mempertukarkan produk dan jasa serta nilai satu sama lain.
Menurut
Peter pemasaran adalah hal yang amat mendasar, sehingga tidak dapat
dianggap sebagai fungsi tersendiri. Pemasaran adalah cara memandang
seluruh perusahaan dari hasil akhirnya, yaitu dari pandangan
pelanggannya. Keberhasilan suatu bisnis bukan ditentukan oleh
produsennya melainkan oleh pelanggannya.
Pemasaran adalah suatu
fungsi organisasional dan serangkaian proses penciptaan, komunikasi, dan
penyampaian nilai bagi pelanggan serta pengelolaan hubungan dengan
pelanggan dengan cara-cara yang menguntungkan bagi organisasi dan
pemangku kepentingan, stakeholders . Pemasaran juga merupakan suatu
proses social dan manajerial dengan mana individu dan kelompok
memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan
pertukaran nilai dengan lainnya.
Pemasaran dalam organisasi
haruslah dikelola dengan professional, oleh karena itu perlu konsep
manajemen dalam pengelolaan pemasaran. Manajemen pemasaran adalah seni
dan ilmu dalam memilih pasar sasaran ( target market ) dan memperoleh,
mempertahankan, serta mengembangkan pelanggan melalui penciptaan,
penyampaian, dan komunikasi atas nilai pelanggan yang superior. Dalam
manajemen pemasaran tidak terlepas dari pertukaran dan transaksi antar
pihak, terutama pihak organisasi atau perusahaan dengan pihak konsumen.
B. Konsep Pemasaran Inti
1.
Kebutuhan manusia (human ned) , adalah keadaan dimana seseorang merasa
kehilangan sesuatu.Segala hal yang tidak ada pada diri seseorang akan
menimbulkan kebutuhan. Contoh: kebutuhan makan, minum, dll.
2.
Keinginan manusia (human wants), adalah pola kebutuhan manusia yang
dibentuk oleh kebudayaan dan kepribadian individu. Contoh: keinginan
sepiring nasi goring, sebotol teh, dll
3. Permintaan, adalah keinginan manusia yang didukung daya beli.
4.
Produk, adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk
mendapatkan perhatian, untuk dimiliki, digunakan atau di-konsumsi dan
yang dapat memuaskan kebutuhan dan keinginan, meliputi obyek obyek
phisik, jasa, orang, tempat, organisasi dan ide.
5. Nilai, Pelanggan membentuk harapan terkait dengan nilai dimana pemasar harus menyampaikan nilai bagi konsumen.
6.
Kepuasan, adalah terpenuhinya antara kebutuhan dengan kenyataan.
Sehingga seseorang pelanggan yang puas akan membeli lagi dan
menceritakan pengalaman baiknya pada yang lain. Persepsi terhada nilai
merupakan evaluasi pelanggan atas perbandingan antara benefit dan cost.
Pelanggan seringkali tidak mampu menentukan nilai dan pengorbanan secara
akurat dan obyektif. Kinerja produk yang dirasakan dibandingkan dengan
harapan pelanggan.
7. Pertukaran, adalah tindakan untuk
memperoleh obyek yang diinginkan dari seseorang dengan menawarkan
sesuatu sebagai gantinya. . Pertukaran/exchange bukanlah sasaran/goal ,
akan tetapi relationship/hubungan dengan beberapa pertukaran merupakan
sasaran.
8. Transaksi, adalah perdagangan antara dua pihak yang
melibatkan setidaknya dua benda/hal yang bernilai, syarat-syarat yang
disepakati, waktu berlakunya per-janjian dan tempat perjanjian.
9. Relationship/hubungan, adalah sesuatu yang dibangun melalui penyampaian nilai dan kepuasan.
10. Pasar, adalah himpunan para pembeli aktual dan potensial dari suatu produk.
11.
Pemasaran, adalah suatu fungsi organisasional dan serangkaian proses
penciptaan, komunikasi, dan penyampaian nilai bagi pelanggan serta
pengelolaan hubungan dengan pelanggan dengan cara-cara yang
menguntungkan bagi organisasi dan pemangku kepentingan, stakeholders .
Pemasaran juga merupakan suatu proses social dan manajerial dengan mana
individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan
melalui penciptaan dan pertukaran nilai dengan lainnya bekerja dengan
pasar untuk mewujudkan per-tukaran demi menawarkan kebutuhan dan
keinginan manusia.
12. Pemasar, adalah seseorangg yang mencari potensi tempat untuk memasarkan sesuatu dalam rangka pemenuhan kebutuhan.
C. Falsafah Manajemen Pemasaran
Falsafah
pemasaran adalah falsafah yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan
konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup
perusahaan.
Ada 5 (lima) konsep pemasaran yang dilakukan organisasi untuk menjalankan pemasaran mereka di antaranya adalah :
1.
Konsep Produksi, adalah falsafah yang menyatakan bahwa konsumen akan
menyukai produk-produk yang tersedia dan selaras dengan kemampuan, dan
manajemen sebaiknya memusatkan perhatian pada peningkatan efisiensi
produksi dan distribusi. Contoh: Texas instrumen.
2. Konsep
Produk, adalah konsep yang menggagaskan bahwa konsumen akan menyukai
produk-produk yang menawarkan mutu, kinerja dan penampilan terbaik dan
bahwa suatu organisasi sebaiknya mencurahkan tenaganya untuk
melakukan perbaikan produk secara berkesinambungan.
3. Konsep
Penjualan, adalah konsep yang menyatakan bahwa konsumen tidak akan
membeli cukup produk perusahaan, kecuali jika perusahaan tersebut
melakukan upaya-upaya penjualan dan promosi yang gencar.
4.
Konsep Pemasaran, adalahn falsafah manajemen pemasaran yang menyatakan
bahwa pencapaian tujuan-tujuan organisasional bergantung pada penetapan
kebutuhan dan keinginan dari pasar sasaran dan penyampaian kepuasan yang
diinginkan secara lebih efektif dan lebih efisien dibandingkan dengan
pesaing.Dengan prinsip bahwa Pelangganlah yang dicintai bukan produk.
5. Konsep Pemasaran Kemasyarakatan, adalah falsafah yang menyatakan bn kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan lebih efisien dari pada pesaing sedemikian rupa sehingga mampu memelihara atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.D. Sistem pemasaran
Setiap entiti bisnis harus memilih sistem pemasaran yang tepat. Pemilihan sistem pemasaran yang tidak tepat akan menyebabkan pengeluaran bertambah, sehingga dapat menimbulkan kerugian. Perusahaan harus memakai sistem pemasaran yang efektif dan efisien. Efektif berarti cukup jitu menjangkau target pasar, efisien berarti nilai pendapatan jauh lebih besar dibanding biaya pemasaran .
Sistem pemasaran itu sendiri merupakan kumpulan lembaga- lembaga yang melakukan tugas pemasaran, barang, jasa, ide, orang dan faktor faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya.
Dalam pemasaran, faktor faktor yang saling berintegrasi dan saling tergantung adalah :
1. Organisasi,
2. Sesuatu barang,
3. Pasar,
4. Perantara,
5. Faktor lingkungan.
Sistem pemasaran berbagai macam, ada yang langsung ke konsumen ini yang disebut direct marketing. Ada juga yang dengan cara menekankan image. Media yang dipakai juga berbagai macam, dapat melalui televisi, radio atau brosur. Ada juga yang melakukan pemasaran dari pintu ke pintu. Segala aktivitas haruslah dilandasi oleh falsafah. Falsafah pemasaran harus menjadi pedoman seluruh aktivitas pemasaran.
Terdapat 5 falsafah/pedoman yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk menjalankan aktivitas pemasaran, yaitu:
• Production Concept
• Product Concept
• Selling Concept
• Marketing Concept
Holistic Marketing Concept
Pemasaran terintegrasi yang memadukan:
• Product
• Price
• Place
• Promotion:
• Advertising
• Sales promotion
• Events and experiences
• Public relations
• Direct marketing
• Personal selling
E. Perencanaan Pemasaran
Konsep falsafah pemasaran merupakan landasan bagi implementasi suatu strategi. Perencanaan pemasaran merupakan transformasi strategi pemasaran ke dalam tindakan. Perencanaan pemasaran meliputi bauran pemasaran, marketing mix yang terdiri dari 4 P sebagai basic marketing mix, yaitu:
o Product, berbicara mengenai mutu, model, bentuk, warna dan aroma
o Price, berbicara mengenai penetapan harga barang.
o Place, pemasaran yang melihat tempat untuk melakukan potensi pasar strategis.
o Promotion, kegitan memperkenalkan apa yang menjadi produk dalam kegiatan perusahaan yang akan dipasarkan.
Selain itu ada juga istilah Promotinal mix yang juga merupakan bagian dari konsep pemasaran itu sendiri, yang mana tahap tahapan di dalamnya terdiri dari Iklan, Promosi penjualan, Face to face dan Publicitas.
Ketika suatu produk telah dilepas di pasaran maka tujuan utama pemasaran agar terjadinya penjualan adalah dengan adanya konsumen. Untuk merangkul konsumen agar mendukung terjadinya penjualan maka diperlukan juga manajemen pemasaran yang terorganisasi dengan baik. Salah satu manajemen pemasaran yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan promosi. Promosi sendiri dapat didefinisikan sebagai daya upaya atau kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untukmengenalkan produk kepada konsumen dengan tujuan utama untuk membujuk konsumen agar mendukung terjadinya transaksi penjualan. Dalam melakukan suatu promosi diperlukan strategi pemasaran yang optimal agar didapatkan hasil yang maksimal pula.
Dalam situasi pemasaran yang demikian kompeks diperlukan strategi pemsaran yang jitu. Strategi pemasaran dengan hanya mengandalkan pada marketing mix saja tidak-lah cukup. Dalam aplikasinya, strategi pemasaran harus diaplikasikan secara komprehensif sehingga mendapat hasil yang optimal.
Penentuan segmen pasar yang tepat, menentukan target yang tepat dan memposisikan produk perusahaan dengan benar dapat akan membawa dampak yang maksimal bagi peningkatan volume penjualan perusahaan.
F. Perilaku Konsumen
Adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.
Dua wujud konsumen:
1. Personal Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri.
2. Organizational Consumer : konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.
Ada 3 faktor yang mempengaruhi Pilihan konsumen yaitu :
1. Konsumen individu
2. Pengaruh lingkungan,
3. Marketing Strategi.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan :
Pemasaran adalah sebuah proses sosial dan manajerial dimana individu-individu dan kelompok-kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan saling mempertukarkan produk dan jasa serta nilai satu sama lain.
Setiap entiti bisnis harus memilih sistem pemasaran yang tepat. Pemilihan sistem pemasaran yang tidak tepat akan menyebabkan pengeluaran bertambah, sehingga dapat menimbulkan kerugian. Perusahaan harus memakai sistem pemasaran yang efektif dan efisien. Efektif berarti cukup jitu menjangkau target pasar, efisien berarti nilai pendapatan jauh lebih besar dibanding biaya pemasaran .
Konsep falsafah pemasaran merupakan landasan bagi implementasi suatu strategi. Perencanaan pemasaran merupakan transformasi strategi pemasaran ke dalam tindakan.
Saran :
• Dalam melakukan pemasaran haruslah memperhatikan wawasan mana yang cocok dilakukan,
• Pemasar haruslah mampu berkomunikasi dengan konsumen dengan jalan mempekenalkan produknya.
• Perusahaan harus melihat potensi pasar sebelum memproduksi barang.
• Dalam memasarkan harus memperhatikan elemen elemen produk, price, place, and promotion.
• Selain itu dalam mempromosikan harus membuat strategi khusus.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.
file:///C:/Documents%20and%20Settings/adhe/Desktop/.htm
http://organisasi.org/perilaku-konsumen-ringkasan-rangkuman-resume- mata-kuliah-ekonomi-manajemen.
Kotler, Philip. 1980. Marketing Manajemen, Analysis, Planning, and Controle. Edisi keempat, Prentice-Hall, Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar